Mamalia Pertama
Momen kemusnahan Permian-Trias seputar 252 juta tahun lalu, yang disebut momen berkelanjutan sebab penumpukan beberapa pulsa kemusnahan, akhiri supremasi therapsid karnivora. [29] Pada Trias awal, ceruk karnivora darat paling menengah sampai besar diambil pindah oleh archosaurus [30] yang, semasa periode yang diperpanjang (35 juta tahun), tiba untuk mengikutkan crocodylomorphs, [31] pterosaurus serta dinosaurus; [32] Tetapi, cynodont besar seperti Trucidocynodon serta traversodontid semasing masih tempati ceruk karnivora serta herbivora memiliki ukuran besar. Oleh Jurassic, dinosaurus sudah memimpin ceruk herbivora darat yang besar .
Mamalia pertama (dalam artian Kemp) tampil di jaman Trias Akhir (seputar 225 juta tahun lalu), 40 juta tahun sesudah therapsids pertama. Mereka bertumbuh dari ceruk serangga malam mereka dari tengah Jurassic serta seterusnya; [34] Jurassic Castorocauda, misalnya, ialah saudara dekat mamalia sejati yang mempunyai penyesuaian untuk berenang, mengeduk serta tangkap ikan. [35] Sejumlah besar, bila tidak semua, dipandang masih nokturnal (kemacetan nokturnal), yang memberi banyak keunikan mamalia. [36] Sebagian besar spesies mamalia yang berada di Masa Mesozoikum ialah multituberculate, eutriconodonts, serta spalacotheriids. [37] Metatherian yang paling dahulu diketahui ialah Sinodelphys, diketemukan pada shale Cretaceous Awal berusia 125 juta tahun di Propinsi Liaoning, Cina timur laut. Fosilnya hampir komplet serta termasuk juga jumbai bulu serta jejak jaringan lunak.
Pemulihan Juramaia sinensis, Eutherian paling tua yang diketahui (160 M.Y.A.)
Fosil paling tua yang diketahui antara Eutheria ("binatang buas sejati") ialah Juramaia sinensis yang seperti tikus, atau "ibu Jurassic dari Cina", datang dari 160 juta tahun lalu di zaman Jurassic. [39] Saudara Eutherian selanjutnya, Eomaia, yang datang dari 125 juta tahun lalu pada awal Jaman Kapur, mempunyai beberapa ciri yang sama juga dengan marsupial tapi tidak dengan plasenta, bukti jika beberapa ciri ini ada pada leluhur bersama-sama paling akhir dari ke-2 barisan tapi selanjutnya hilang dalam garis turunan plasenta. [40] Dengan cara spesial, tulang epipubis memanjang ke depan dari panggul. Ini tidak diketemukan di plasenta kekinian, tapi mereka diketemukan di marsupial, monotremes, mamalia nontherian yang lain serta Ukhaatherium, hewan Cretaceous awal dalam tatanan eutherian Asioryctitheria. Ini berlaku untuk multituberculate. [41] Mereka nampaknya ialah feature leluhur, yang selanjutnya lenyap dalam garis turunan plasenta. Tulang-tulang epipubis ini nampaknya berperan dengan mengeraskan otot semasa gerak, kurangi jumlah ruangan yang diberikan, yang diperlukan plasenta untuk memiliki kandungan janin mereka selama saat kehamilan. Lubang panggul yang sempit memperlihatkan jika anak muda benar-benar kecil waktu lahir serta oleh karenanya kehamilannya pendek, sama dengan marsupial kekinian. Ini memperlihatkan jika plasenta ialah perubahan setelah itu.
Salah satunya monotrem yang paling dahulu diketahui ialah Teinolophos, yang hidup seputar 120 juta tahun lalu di Australia. [43] Monotremes mempunyai beberapa feature yang kemungkinan diwarisi dari amniotes asli seperti lubang yang sama untuk buang air kecil, buang air besar serta bereproduksi (kloaka) —seperti perihal kadal serta burung— [44] serta mereka bertelur yang kasar serta tidak dikalsifikasi.
